Saturday, 04 March 2017 02:30

Piye Carane Ganti Nama Akta Lama?

Written by

Pertanyaan:
 
Bagaimana Cara Ganti Nama Akta Lama?
 
Selamat sore, bagaimana mengurus akta tanah atau balik nama dari akta lama menjadi nama pribadi? Saya sudah membeli tanah seluas 300 meter persegi dan dalam proses balik nama ini apakah harus diajukan melalui notaris lama? Mohon penjelasannya?
Pengirim: +628176405xxxx

Jawaban:
 
Dokumen Jual-Beli Tanah Harus Lengkap
 
Terima kasih atas pertanyaan Anda. Jual beli merupakan proses peralihan hak yang sudah ada sejak zaman dahulu. Biasanya diatur dalam hukum adat, dengan prinsip terang dan tunai. Terang artinya dilakukan di hadapan pejabat umum yang berwenang, dan tunai artinya dibayarkan secara tunai. Apabila harga belum lunas, maka belum dapat dilakukan proses jual-beli. Yang diberi wewenang mengakadkan jual-beli adalah Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) atau notaris.
 
Data-data apa saja yang harus dilengkapi untuk proses jual-beli dan balik nama? Dalam transaksi jual-beli tanah atau bangunan, umumnya PPAT yang bersangkutan akan meminta data-data standar, yang meliputi:
 
a.    Data tanah, meliputi: asli PBB lima tahun terakhir berikut Surat Tanda Terima Setoran (bukti bayarnya)
b.    Asli sertifikat tanah (untuk pengecekan dan balik nama)
c.    Asli IMB (bila ada dan untuk diserahkan kepada pembeli setelah selesai proses AJB
d.    Bukti pembayaran rekening listrik, telepon, air
e.    Jika masih dibebani hak tanggungan (hipotik), harus ada surat roya dari bank yang bersangkutan
 
 Sedangkan untuk data yang harus dilengkapi penjual dan pembeli adalah sebagai berikut:

  • Per orangan (fotokopi KTP suami & istri), fotokopi kartu keluarga dan akta nikah, fotokopi keterangan WNI atau ganti nama (bila ada, untuk WNI keturunan)
  • Perusahaan (fotokopi  KTP direksi & komisaris yang mewakili), fotokopi anggaran dasar lengkap berikut pengesahannya dari Menteri Kehakiman dan HAM RI, fotokopi Rapat Umum Pemegang Saham PT untuk menjual atau surat pernyataan sebagian kecil asset
  • Dalam hal suami/istri atau kedua-duanya yang namanya tercantum dalam sertifikat sudah meninggal dunia, maka yang melakukan jual-beli tersebut adalah ahli warisnya. Untuk proses balik nama bisa dilakukan di notaris atau PPAT lain dan tidak harus kepada notaris yang pernah menerbitkan aktanya. Demikian penjelasannya.
Read 189 times Last modified on Saturday, 04 March 2017 02:31
Wirlisman, SH Notaris & PPAT

Komplek Jaya Putra Blok B/5 Jalan Raja Ali Haji, Kel. Sungai Jodoh, Kec. Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepri, Indonesia, 29453 | Website: www.notarisppat.co.id Email: info[at]notarisppat.co.id | Tel. +62-778-431931 Mobiles +6281-270-600-277 | Kirim Pertanyaan Anda Klik Di Sini !

Jasa Notaris & PPAT Wirlisman, SH

Pembuatan akta kuasa, akta hipotik, akta koperasi, akta yayasan, akta strata title, akta perubahan, akta perdamaian, akta perkumpulan, akta jual beli kapal, akta jual beli saham, akta perjanjian kredit, akta sertifikat fidusia, akta perjanjian kawin, akta pendirian perusahaan (PT), akta balik nama rusun, akta perjanjian perikatan, akta pendirian perusahaan terbuka, akta balik nama ahli waris, akta penyertifikatan kapal, akta sertifikat hipotik kapal, akta pemisahan dan pembagian, akta wasiat dan daftar pusat wasiat, akta balik nama ahli waris Tionghoa, pembuatan akta pendirian atau perubahan atau pembubaran (CV/PT/Yayasan/Koperasi), akta merger, akta akuisisi, akta pengakuan hutang dengan jaminan, akta fidusia bersama sertifikat fidusia, akta perjanjian kerja sama antarperusahaan, akta keluar masuk persero (pemasukan atau pengeluaran persero), akta kuasa memasang hipotik kapal dan pesawat terbang, akta pernyataan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), akta yang mengesahkan salinan atau dokumen benar dibuat dan ditandatangani oleh yang berhak dalam perjanjian, pembuatan akta perjanjian utang piutang per orangan; kredit bank konvensional; kredit bank sindikasi; kredit bank syariah; kredit perusahaan pembiayaan atau multifinance, Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT) untuk wilayah seluruh Indonesia kecuali wilayah tertentu, akta kuasa perusahaan, akta kuasa perusahaan terbuka, akta kuasa perusahaan dalam rangka PMA atau PMDN, akta kuasa koperasi/badan usaha/instansi, akta kuasa per orangan, akta-akta perjanjian perikatan, akta perjanjian kerja sama antarperusahaan, pembuatan akta perjanjian kerja sama pembangunan, akta perjanjian Build Operation Transfers (BOT), akta perjanjian penunjukan sole agent atau kerja sama franchising, akta pendirian/perubahan koperasi primer, koperasi sekunder, koperasi simpan pinjam, koperasi produksi, koperasi konsumsi, koperasi karyawan, koperasi mahasiswa, akta pendirian/perubahan yayasan pendidikan, sosial, keagamaan, penerbitan akta perkumpulan; pendirian/perubahan partai politik, lembaga sosial, paguyuban, ikatan profesi/keagamaan/hobi, pembuatan akta pembagian hak bersama seperti akta untuk memecah sertifikat tanah/bangunan sesuai dengan banyaknya pemilik (data yuridis yang ada), akta tukar-menukar tanah/bangunan dari pemilik yang satu dengan pemilik lain, akta hibah atau pemberian tanah/bangunan semasa pemberi masih hidup, akta waris, akta pembagian hak bersama, Akta Pembebanan Hak Tanggunan (APHT), pembuatan Akta Jual Beli (AJB) tanah/bangunan, pengecekan sertifikat, roya (penghapusan keterangan kredit dalam sertifikat), balik nama sertifikat, pembuatan sertifikat/penyertifikatan tanah adat/tanah negara, pengurusan perpajakan, pengurusan perizinan Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Agama (PA), sertifikat dibalik nama ke pembeli, pemecahan sertifikat (membantu pengurusan dari sertifikat induk dipecah menjadi beberapa sertifikat pecahan sesuai dengan kebutuhan), perpanjangan sertifikat meliputi perpanjangan masa berlakunya HM/HGB/HGU/HP, pengurusan pajak, BPHTB, izin sangat khusus untuk pendirian perusahaan dalam negeri/PMA, surat domisili, SIUP/TDP/NPWP, izin khusus dari instansi terkait, dan lain-lainnya

DMC Firewall is a Joomla Security extension!